Dialog dan Narasi Tentang Manfaat Blog bagi Guru dan Siswa


Dialog dan Narasi Tentang Manfaat Blog bagi Guru dan Siswa
Gambar ilustrasi
Manfaat blog secara umum, maupun manfaat blog yang dikhususkan bagi guru dan pelajar sebenarnya sudah banyak yang membahasnya. Namun teramat sering saya jumpai siswa-siswi bertanya, bahkan berdebat karena masalah seperti ini;
1.     “Pak kenapa sih harus nulis di blog?”,
2.      “Untungnya apa coba?”,
3.      “Ribet tahu pak”,
4.     idih pak Martin ne ada-ada saja”; dan berbagi unek-unek yang lain soal blog yang saya jumpai di depan kelas.
  

Untungnya apa Update Status di Instagram dan Sosial Media lainnya?

Pertama-tama saya ingin bertanya kepada anak-anak semua. Untungnya apa update status di instagram dan sosial media lain yang kalian miliki?

Apapun jawaban anak-anak maka itulah jawaban dari pertanyaan kalian tentang kenapa harus nulis di blog.  Sebenarnya cuma medianya saja yang beda dan kalian belum terbiasa menggunakannya. Jika kalian sudah terbiasa maka dengan sendirinya kalian akan tahu jawabannya.  

Jadi sekarang lakukan dulu baru mengeluh, jangan mengeluh dulu baru lakukan. Jika mengeluh dulu baru lakukan akibat yang terjadi adalah tidak maksimal karya kalian.

Baca: 4 Alasan Mengapa Guru Harus Memiliki Blog dan Menulis Topik Tentang Pendidikan

Untungnya apa menulis di blog?

Cara saya menjawab melalui pertanyaan, “untuk apa kalian sekolah?”, Apapun motivasi kalian ke sekolah, tujuan utamanya adalah belajar. 

Terkait tentang belajar salah satunya adalah menulis. Mengapa demikian? Karena ada materinya dalam pelajaran Bahasa Indonesia dan saya guru Bahasa Indonesia. Di mana letak kekeliruan saya menyuruh kalian menulis di blog?. 

Jika kalian bertanya lagi mengapa harus blog, kenapa tidak di instagram atau line. (tunggu saya jawab dalam bentuk artikel).

Untungnya menulis di blog sangat banyak, saya tidak bisa jelaskan panjang lebar di sini sebelum kalian melakukan dan merasakan manfaatnya. 

Mengapa demikian? 

Karena apa pun jawaban saya kalian tidak akan mempercayainya karena sudah terlebih dahulu tidak menyukainya, sehingga energi positif untuk mau dan mencoba (baca: belajar tentang blog) terkontaminasi dengan energi negatif seperti malas dan lain-lain. Akibatnya dalil yang muncul adalah batre lobet, tidak ada kuota dan lain sebagainya.

Adakah Tanpa Usaha Segalanya Menjadi Ada?

Terakhir soal ribet. Bisakah kalian tunjukan kepada saya sesuatu yang hanya duduk dan diam kemudian uang datang.

Sidang pembaca, ulasan di di atas semacam perdebatan kecil saya dengan sekelompok siswa tentang kegiatan belajar Bahahasa Indonesia berbasis blog yang saya terapkan di sekolah Kanaan (dulu sebelum saya mengundurkan diri). 

Selanjutnya saya coba mengumpulkan ingatan dan menuliskan kembali di blog ini.

Tujuannya adalah untuk berbagi pengalaman dengan sesama guru bahwa sesuatu yang baru, meskipun itu berguna selalu menghadirkan semacam pro dan kontra. 

Apapun itu. Namun pesannya ialah, lakukan inovasi dan kreatifitas yang lebih walaupun respon yang diterima kadang tidak sesuai dengan harapan. Jika kita konsisten dan mau berinovasi kegiatan belajar mengajar, terutama belajar Bahasa Indonesia jadi sangat menyenangkan. 
  
Berikut ini saya bahas 4 manfaat blog bagi pelajar berdasarkan pengalaman yang saya lakukan di SMA Kanaan Jakarta (dulu).

Manfaat Blog bagi Pelajar yang Pertama: Belajar Tanpa Dibatasi oleh Ruang dan Waktu

Sebagai guru dan juga wali kelas saya sering mendapatkan keluhan seperti ini dari sesama guru. 

Adu pak Martin, gimana si nilai anak anak bapak banyak yang tidak mencapai KKM. 

Lantas sebagai wali kelas saya harus pastikan mengapa anak-anak nilainya di bawah KKM. Apakah tidak belajar, tidak paham. Atau hal hal-hal lain. Umumnya kendala yang saya temui ialah acara keluarga yang mengharuskan anak tersebut untuk ikut ambil bagian. 

Kendala kedua adalah penjelasan guru yang terlalu teoritis sehingga membuat siswa bosan. Akibatnya ya siswa tidak paham. Dampaknya ya nilai jelek.

Sekarang pertanyaannya bagaimana mengatasi masalah tersebut? Saran saya ialah buat blog dan jadilah blogger.
Baca Cara membuat blog diblogspot dengan Postingan Perdana: Untuk Guru dan Siswa

Jika ada yang bilang guru ini aneh bukan menyuruh anak belajar malah disuruh buat blog.

Berikut penjelasan saya.

Di zaman yang serba canggih ini saya percaya 80 persen siswa siswi yang berada di wilayah urban tentunya memiliki gadjet. Lantas akses internetnya dari mana. Jika sekolah yang sudah memakai kurikulum 2013 idealnya fasilitas internet seharusnya sudah tersedia. 

Selanjutnya guru Bahasa Indonesia bisa menyuruh siswa membuat blog. Isi blognya ialah pelajaran-pelajaran yang diperoleh siswa di sekolah. Mulai dari bahasa Indonesia sampai penjas. 

Dengan demikian saat hari Sabtu dan Minggu ada acara keluarga misalnya ke puncak. Si anak tidak perlu membawa buku satu keranjang. Cukup melalui gadjet siswa bisa belajar.

Manfaatnya ulangan hari senin si anak siap karena sudah belajar dan acara keluarga pun bisa diikuti siswa tersebut.

**
Cara ini bisa menjadi lebih baik lagi jika guru pun memiliki blog. Sehingga si anak bisa belajar materi yang akan diujikan melalui blog sang guru. Jika mengalami kesulitan bisa tulis komentar di kolom komentar blog. Selanjutnya dijawab oleh guru melalui komentar di blog tersebut. 

Bukankah cara ini lebih efektif sehingga ruang dan waktu tidak membatasi seorang siswa untuk belajar. Jika siswa memiliki blog guru bisa berkunjung. Apabila konten yang ditulis sekiranya keliru guru bisa memperbaiki kesalahan itu lewat komentar di blog. Kurang lebih seperti itu manfaat blog bagi siswa poin pertama.

Manfaat Blog bagi Pelajar yang Kedua: Nilai Bahasa Indonesia meningkat dan Menjadi Pertimbangan Guru Saat Rapat Kenaikan Kelas

Guru dalam satu kompetisi dasar menilai siswa dari tiga aspek; pertama kongnitif atau pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Guru Bahasa Indonesia pun sama menilai siswa dari tiga aspek tersebut. 

Misalnya materi tentang teks prosedur. Nilai pengetahuan diambil setelah selesai kegiatan belajar mengajar (entah itu lisan atau tertulis). 


Ciri ciri soal uji pengetahuan biasanya seperti ini; ‘Sebutkan ...’, ‘jelaskan...’ itu karakter pengambilan nilai pengetahuan atau kongnitif. 

Sedangkan keterampilan anda diminta; ‘buatlah......’ ‘tampilkan…’. Misalnya buatlah teks prosedur tentang cara membuat mie instan’. Sedangkan nilai sikap diambil dari keseluruhan proses belajar (dari awal sampai akhir); ‘apakah kalian ribut atau tidak’, apakah kalian rapi atau tidak, dan lain sebagainya.

Katakan nilai pengetahuan si A 100 karena si A termasuk anak yang cerdas. Tetapi si A tidak suka menulis sehingga diminta membuat  teks prosedur si A tidak bisa lakukan dengan maksimal sehingga nilainya 50. Sedangkan nilai sikap katakan 70. Selanjutnya tiga nilai tersebut diolah seperti ini.

100 + 50 + 70 = 220 : 3 = 73 

Jadi nilai si A 73. Apabila KKM 75 berarti si A tidak mencapai standar minimal (harus remed).

Nah jika kalian punya blog dan pernah menulis tentang teks prosedur atau tulisan-tulisan yang lain; dan blog kalian diketahui oleh guru Bahasa Indonesia. Biasanya akan dipertimbangan. Dalam pertimbangan tersebut bisa jadi kalian diluluskan tetapi dengan syarat syarat tertentu dari guru Bahasa Indonesia. Itu manfaat  blog bagi pelajar yang kedua menurut guru kampung.

Hal seperti ini bisanya terjadi saat pertimbangan kenaikan kelas, apabila nilai yang kurang adalah pelajaran Bahasa Indonesia dan KD yang membuat kalian tidak lulus adalah tentang menulis, kalian bisa diselamatkan karena pertimbangannya adalah si anak sebenarnya bisa menulis, hanya situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan anak tersebut untuk menghasilkan sebuah tulisan yang baik. Kurang lebih seperti itu pertimbangan guru.  

Manfaat Blog bagi Pelajar yang Ketiga: Jadi Tahu dan Dianggap Anak Emas oleh Guru.

Manfaat blog bagi pelajar yang ketiga, terutama pada kalimat ‘dianggap anak emas oleh guru’ sebenarnya subjektif dan biasa saya lakukan di sekolah, “siswa-siswi yang pandai menulis selalu istimewa di hati saya” jadi saya tidak tahu guru yang lain. Oleh karena itu, saya tegaskan kembali bahwa bagian ini subjektif sekali sifatnya. Namun manfaat praktis yang bisa kalian rasakan adalah jadi tahu lebih banyak lagi.

Contoh kasus seperti ini, karena blog kalian sudah mendapatkan trafik yang baik. Ada dong keinginan untuk memposting tulisan yang lebih berkualitas lagi. 

Misalnya kalian ingin menulis tentang tips sukses agar mendapatkan nilai USBN  Bahasa Indonesia 100. Agar tulisan kalian berkualitas, tentunnya kalian akan mencari literatur yang mendukung topik yang akan kalian tulis. Termasuk diskusi dengan Guru Bahasa Indonesia. 

Fase inilah yang saya sebut banyak tahu karena kalian baca dan diskusi dengan ahlinya langsung. Interaksi intlektual seperti ini sangat disukai oleh guru (guru yang dimaksud adalah saya, tidak tahu dengan guru yang lain).

Lebih lanjut, dampak yang akan kalian peroleh adalah pengakuan dari guru, “si ini bagus, dia berpotensi”. kalian akan dianggap pembelajar sejati sehingga manfaat yang bisa kalian rasakan langsung adalah dipercaya oleh guru.

Manfaat Blog bagi Pelajar yang Keempat: Prioritas Utama dalam Mengikuti Lomba.

Lomba yang saya maksudkan ialah lomba menulis cerpen, karya ilmiah dan lain sebagainya. Pastinya guru Bahasa Indonesia akan memilih kamu yang suka nulis, masa memilih anak futsal si hehehe….


Catatan Tambahan 
Berikut ini saya bagikan juga manfaat blog bagi pelajar secara teroritis dan praktis; yang sudah ditulis oleh blogger yang lain.

Yos Syafendro admin blog Seyosnya dan Yosefpedia blog
Blogger asal kota Padang ini menulis 5 manfaat blog untuk pelajar, poin-poinnya adalah sebgai berikut:
  • Belajar mengarang dan menulis,
  • Rajin untuk membaca,
  • Sebagai sarana komunikasi belajar,
  • Dapat membangun dan menjadikan pribadi yang baik,
  • Sebagai sarana penyimpan online.
Semantara itu dalam Yosefpedia blog. Blog yang dikelola oleh seorang petugas medis di salah satu rumah sakit swasta di daerah Yogyakarta menulis seperti ini.
1.     Meningkatkan kreatifitas dalam menulis,
2.     Dapat menambah wawasan serta informasi dari blog lain,
3.     Sebagai tempat untuk sharing atau berbagi,
4.     Sebagai tempat menyimpan data secara online,
5.     Mendapatkan tambahan uang jajan. 

Penutup
Anak-anakku sekalian yang saya kagumi, 4 manfaat blog bagi pelajar yang saya tulis ini hanyalah rekomendasi, harapan, dan anjuran. Kalian sendirilah yang menentukan apakah mau menulis di blog atau tidak. 

Satu yang pasti jika kuliah kelak semoga kalian sudah siap dengan yang namanya skripsi. Pilihan ada di tangan kalian.

Sudah banyak sekali blogger-blogger hebat tanah air yang sudah merasakan dan membagikan pengalaman mereka tentang manfaat blog. 

Kalian tidak akan dapat merasakan manfaatnya jika tidak memulai dan mengalami secara langsung. Sekali lagi sekarang pilihannya ada di tangan kalian mau menulis di blog atau tidak?. Jika mau maka sekarang mulailah karena hidup terus berjalan. Jangan menunda sampai besok karena besok punya masalah dan tantangan sendiri.

Penjelasan Istilah
KKM artinya Kriteria Ketuntasan Minimal. 

KBM artinya kegiatan belajar yang termuat dalam ranjangan pelaksanaan pembelajaran, biasa disebut RPP oleh para guru.


KD artinya kompetensi dasar, yakni konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik. Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran.

Jangan lupa baca kegiatan belajar mengajar berbasis blog, ini manfaatnya dan begini caranya

4 Alasan Mengapa Guru Harus Memiliki Blog dan Menulis Topik Tentang Pendidikan


4 Alasan Mengapa Guru Harus Memiliki Blog dan Menulis Topik Tentang Pendidikan
Guru bangsa yang terkasih, postingan kali ini saya ingin membahas dua hal. 

Pertama tentang topik blog yang seharusnya ditulis oleh guru. Kedua mengapa guru harus menulis di blog bertema pendidikan.

Dalam dunia blogging dikenal dengan sebutan nice blog. Yakni keseluruhan postingan yang dibahas dalam suatu blog.

Contoh:


  • Jika seorang menulis tentang tips hidup sehat berarti topik blognya tentang kesehatan.

  • Jika seseorang membangun blog tentang tips dan trik tentang blogger berarti nice blog tersebut tentang tutorial blog.

  • Atau di blog ini www. kakaguru.com saya banyak menulis tentang materi pelajaran Bahasa Indonesia, tips, dan trik menjadi guru era baru. Artinya blog ini mengusung tema pendidikan.


Sampai di sini bapak dan ibu guru paham tentang topik blog?. Ini bukan uji kompetisi guru jadi izinkan saya untuk menggap ibu bapak paham tentang topik blog.
**

Topik Blog yang Seharusnya Ditulis oleh Guru. Silahkan bapak dan ibu guru perhatikan tabel berikut:


No
Topik Blog
Pokok Bahasan
Label Blog
1
Guru Agama
Membahas tentang materi pelajaran agama, kegiatan belajar mengajar, contoh soal dan pembahasannya, literasi siswa, tips dan trik, dan lain sebagainya
Label yang bisa dipakai adalah sebagai berikut:
1.   Materi
2.   KBM
3.   Soal & Pembahasan
4.   Tugas siswa
5.   Tips dan trik
2
Guru PPKN
Membahas tentang materi pelajaran PPKN, kegiatan belajar mengajar, contoh soal dan pembahasannya, literasi siswa, tips dan trik, dan lain sebagainya


Idem *
3
Guru Bahasa Indonesia
Membahas tentang materi pelajaran Bahasa Indonesia, kegiatan belajar mengajar, contoh soal dan pembahasannya, literasi siswa, tips dan trik, contoh teks, perbedaan teks A dan teks B, Keterampilan berbicara, keterampilan menulis, keterampilan menyimak, sastra: puisi, cerpen, drama, dan lain sebagainya
Label yang bisa dipakai adalah sebagai berikut:
1.   Materi
2.   KBM
3.   Soal & Pembahasan
4.   Tugas siswa
5.   Tips dan trik
6.   Sastra
7.   Keterampilan berbicara
8.   Keterampilan menulis,
9.   Keterampilan menyimak
10.     Cerpen
11.     Drama
12.     Puisi
4
Guru Bahasa Inggris
Membahas tentang 4 aspek keterampilan berbahasa, cara cepat memahami Bahasa Inggris, Tips sukses mengerjakan soal USBN, atau tutorial yang lain yang berhubungan dengan Bahasa Inggris
Labelnya sama dengan Bahasa Indonesia. Yang membedakan hanya penggunaan Bahasanya saja.
6
Guru Kimia
Materi Kimia, latihan soal dan pembahasan
Label:

  • Materi
  • Latihan soal
  • Pembahasan Soal
  • KBM
9
Guru Ekonomi
Ekonomi makro, ekomomi mikro, materi pelajaran, latihan soal, tips dan trik
Label

  • Materi
  • Soal
  • KBM
  • Latihan dan Pembahasan
  • Tips dan trik

Seterusnya sampai guru penjas, guru seni budaya, dan guru-guru yang lain. Artinya topik yang rekan guru tulis adalah materi pelajaran yang diajar.

Misalnya guru geografi tentunya membahas materi-materi yang berhubungan dengan geografi.

Contoh:

  • Latihan soal dan pembahasan,
  • kegiatan belajar mengajar di dalam kelas,
  • tugas siswa rekan guru bisa masukan pada label literasi siswa.
  • Tips dan trik agar lulus ujian nasional mata pelajaran geografi.
  • Dan masih banyak lagi.

Rekan guru yang saya hormati, sebagai guru saya sangat paham bahwa apa yang saya sebutkan di atas SUDAH DILAKUKAN SEMUA di depan kelas; karena pekerjaan guru pastinya melakukan hal-hal yang saya sebutkan di atas.

Oleh karena itu, seharusnya tidak sulit membuat blog dan mengelola blog bagi guru.

Mengapa?

Jawabanya baca pembahasan berikut ini.


Ada 4 Alasan Paling Mendasar Guru Harus Menulis Di Blog Bertema Pendidikan


Alasan Pertama Guru Terbiasa Menulis

Mengajar salah satunya adalah menulis di papan tulis. Artinya menulis di blog seharusnya bisa karena guru sudah terbiasa menulis. Bedanya sekarang hanya menulis di papan tulis dan menulis di blog? Tetapi bahan dasarnya adalah aktifitas menulis.

Alasan Kedua Berbicara Modal Utama dalam Mengajar

Guru mengajar modal utama adalah berbicara, apa yang dibicarakan dengan murid itu yang ditulis di blog. Namun saran saya “emosi jiwa” di depan kelas jangan dilampiskan pada blog.

Alasan Ketiga Mendukung Program Literasi Siswa di Sekolah

Tugas siswa bisa masukan di blog. Buat label literasi siswa. Alasannya siswa milenial banyak yang menggunakan gadjet sehingga memudahkan peserta didik untuk mengakses hasil kerjanya. Menurut saya tidak susah jika bapak ibu guru hanya posting bukan diminta menulis.

Alasan Keempat Melaksanakan Pembelajaran Konseptual

Alasan yang keempat saya pikir kita semua yang berprofesi sebagai guru, seharusnya paham pembelajaran konseptual. Idealnya konteks ini guru paham siapa yang dihadapi, “siswa milenial”, teman sejati mereka adalah teknologi. Jika rekan guru konsepnya sampai di sini harapan saya tidak menggunakan cara-cara lama lagi sebab itu membosankan dan tidak menarik minat belajar siswa

Demikian bapak dan ibu guru nice atau topik blog yang harus ditulis oleh rekan guru.

Intinya semua yang saya sebutkan di atas sudah dilaksanakan oleh bapak dan ibu guru. Langkah selanjutnya tinggal memindahkan konsep tersebut pada plaffon blog.

“Adu susah pak”,

“Bapak si enak ga ngurusin anak”

Kata sakti yang sering terlontar dari beberapa rekan guru yang saja ajak untuk belajar membuat blog.

Itu pilihan bebas dari bapak dan ibu guru, namun jika kita renungkan sejenak pemikiran Miss Doren, seorang konselor pendidikan asal Amerika Serikat berikut ini;

“Konsep buta huruf di zaman now bukan lagi soal urusan tidak bisa membaca dan menulis; melainkan bisa atau tidak menggunakan teknologi dalam menunjang aktifitas manusia”,

Apa artinya?

Silahkan bapak ibu guru renungkan sendiri. “Arti guru di zaman now?”

Catatan Tambahan

Apa nice atau topik blog untuk guru SD dan guru les privat?.

Tema utama masih tentang pendidikan. Namun jika rekan guru yang mengajar SD maupun guru-guru yang mengabdikan ilmunya pada lembaga bimbimbingan belajar. Bisa menulis tema blog sebagai berikut.

Guru Sekolah Dasar

Guru SD atau guru TK bagi saya guru-guru paling hebat sejagat. Alasan pertama mereka meletakan konsep dan kedua membentuk karakter. Semantara masalah yang bapak ibu guru SD hadapi ialah menghadapi sorang anak yang masih mau lari-lari jika gurunya minta untuk duduk dan diam.
Di sisi yang lain guru dituntut menanamkan konsep, membentuk karakter, dan pendidikan moral yang lain.
Itu sangat sulit.

Oleh karena itu, topik blog yang sesuai dengan guru-guru SD (menurut saya) ialah tutorial tentang cara membuat siswa-siswi SD dan TK ‘duduk manis’ dan mendengarkan gurunya.

Hal-hal seperti ini menurut saya sangat menarik dan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pendidikan Indonesia; jika ada guru-guru hebat yang berhasil ‘memenangkan’ anak didiknya dan pengalaman tersebut dibagikan melalui blog kepada pembaca secara luas.

Guru Les Privat

Guru les privat fokus utamanya adalah bagimana membuat seorang siswa bisa cepat paham terhadap soal UN.

Tujuannya supaya nilai UN maupun ulangan hariannya meningkat. Oleh karena itu, topik blog yang paling sesuai dengan sahabat guru les privat adalah, tutorial, tips, trik tentang mengerjakan soal UN maupun USBN.
Demikian guru bangsa dan sidang pembaca, ulasan saya tentang topik blog yang seharusnya ditulis oleh seorang pendidik. Dilengkapi dengan 4 alasan mendasar mengapa seorang guru harus menulis di blog.

Ulasan ini adalah opini pribadi, tujuannya adalah berbagi dan belajar bersama. Jangan lupa baca kegiatan belajar mengajar berbasis blog, begini caranya dan ini manfaatnya.