Senin, 26 November 2018

Google Adsense dan Guru Bahasa Indonesia Bisa Menghasilkan Siswa Terampil, Ini penjelasannya!

Google Adsense dan Guru Bahasa Indonesia Bisa Menghasilkan Siswa Terampil, Ini penjelasannya!
Gambar ilustrasi
siswa-siswi SMA Kanaan Jakarta bersama kaka guru/dok pribadi
Google adsense dan guru Bahasa Indonesia bisa menjadikan siswa SMA terampil?

Jika anda ragu dengan pernyataan di atas silahkan baca lebih lanjut.

Kaka guru pastikan, jika sobat muda membaca lebih lanjut akan menemukan jawabannya.

Kita mulai dengan pernyataan berikut:

Generasi milenial adalah generasi tanpa kantor.

Siapakah generasi milenial itu?


Jawabanya generasi yang lahir diantara tahun 1980 dan 2000-an, yang kehidupannya tidak lepas dari teknologi.

Jika sobat muda tidak percaya silakan cek melalui Kamus Besar Bahasa Indonesia. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Generasi%20milenial.

Artinya apa? yang dimaksudkan dengan generasi milenial adalah pelajar SMA dan SMP saat ini.

Selanjutnya apa hubungannya dengan guru Bahasa Indonesia?


Jelas sangat berhubungan, seorang pelajar membutuhkan guru untuk mengajar, sedangkan Bahasa Indonesia adalah mata pelajaran wajib di sekolah. 

Jadi guru Bahasa Indonesia dibutuhkan oleh pelajar untuk mengajar Bahasa Indonesia.

Jelas sampai di sini?

Pelajaran Bahasa Indonesia yang dipelajari dari SD sampai perguruan tinggi ada 4 aspek.
1.   Berbicara,
2.   Menulis,
3.   Mendengarkan (menyimak),
4.   Membaca.

Keempat hal tersebut oleh guru Bahasa Indonesia disebut empat keterampilan berbahasa.

Terampil secara harafiah bisa diartikan sebagai mahair melakukan sesuatu.
Mahir yang dimaksudkan adalah sebagai berikut:

1.   Supaya terampil berbicara seorang pelajar harus dilatih secara terus menerus. Mengapa? Karena terampil parameternya bukan tahu tetapi bisa melakukan.

Kongkritnya apa? ya bisa berbicara dan menulis.

2.   Agar mahir menulis seorang pelajar harus diajarkan teknik menulis dan dilatih secara terus menerus.

3.   Supaya bisa menjadi pendengar yang baik dan mampu memahami apa yang disampaikan oleh orang lain, dibutuhkan latihan terus menerus.

4.   Demikian juga dengan keterampilan membaca.

Siapa yang seharusnya melakukan hal itu?

Jawabannya adalah GURU BAHASA INDONESIA.

Mengapa guru Bahasa Indonesia?

Ini jawabannya!

Pertama materi-materi tersebut ada dalam pelajaran Bahasa Indonesia.

Contohnya teks prosedur.

Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah atau cara melakukan sesuatu. Misalnya cara memasak mie instan, cara menghidupkan komputer, dan lain sebagainya.

Materi tersebut ada dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas X (kurikulum 2013).

Jika anda guru dan meragukan pernyataan saya silahkan cek sendiri di silabus Bahasa Indonesia kelas X.

Apa hubungan antara guru Bahasa Indonesia dengan blog?


sobat muda bisa lihat blog-blog tutorial, misalnya cara membuat blog. Ini adalah implementasi dari materi pelajaran Bahasa Indonesia, yakni teks prosedur.

Jadi erat sekali kaitannya antara guru, pelajan Bahasa Indonesia, dan blog.

Alasan kedua

Tugas seorang pelajar ya belajar dan tugas seorang guru Bahasa Indonesia adalah mengajar dengan baik; supaya siswa bisa menulis, menyimak, membaca, dan berbicara dengan baik.

Mengapa?

Karena yang dinilai oleh guru Bahasa Indonesia ada tiga aspek.
1.   Aspek pengetahuan (Nilai ulangan)
2.   Aspek keterampilan (terampil menulis atau berbicara)
3.   Aspek sikap (sikap siswa selama mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia).

Jika aspek keterampilan menjadi salah satu penilaian guru Bahasa Indonesia, maka idealnya soal menulis atau berbicara sudah tidak menjadi masalah.

Logikanya adalah, jika belum bisa menulis dengan baik atau berbicara dengan benar berarti belum lulus.

Sampai di sini kaka guru mengajak sobat muda sekalian untuk berpikir, semua lulusan SMA sudah bisa menulis dengan baik.

Selanjutnya sobat muda baca poin berikut ini.

Google Adsense dan Siswa Milenial


Di bagian atas kaka guru katakan dua hal.
1.   Generasi milenial.
2.   Generasi tanpa kantor.

Poin pertama kaka guru katakan generasi milenial salah satu cirinya ialah akrab dengan teknologi.

Youtuber dan blogger adalah teknologi abad ini yang bisa menghasilakan uang. Salah satunya melalui google adsense.

Artinya generasi milenial adalah generasi tanpa kantor karena mereka bisa menjadi blogger dan menulis dimana saja.

Sama halnya dengan youtuber bisa melakukannya kapan saja dan dimana saja. Tidak harus jadi PNS, berangkat jam sekian pulang jam sekian.

Jadi konteks generasi tanpa kantor yang kaka guru maksudkan adalah dengan menjadi youtuber dan blogger, genersi milenial bisa kerja dimana saja dan kapan saja.

Apakah ini bisa menghasilkan uang?

Jawabannya bisa, caranya daftarkan blog sobat di google adsense.

Supaya blog sobat cepat diterima oleh google adsense maka pastikan sobat memahami teori menulis. Salah satu teori menulis dalam pelajaran Bahasa Indonesia ialah memahami kalimat utama dan jenis-jenis paragarf.

Baca:

Siap daftar google adsense?

Kaka guru sarankan jangan dulu!

Baca pengalaman kaka guru saat ditolak oleh google adsense dan diterima oleh google adsense hanya dalam hitungan jam. 

Berikut ceritanya. 

Sebelum bercerita perkenalkan, nama saya Martin Karakabu dan saya adalah seorang guru Bahasa Indonesia di SMTK Bethel Jakarta.

Saya memiliki dua blog bertema pendidikan, secara spesifik isinya tentang materi pelajaran Bahasa Indonesia dan tips mengajar Bahasa Indonesia yang menyenangkan.

Selengkapnya lihat tabel berikut ini:

Blog yang diterima google adsense dan blog yang ditolak oleh google adsense.





Domain TLD (Com)

Domain TLD (Com)

Isi:

Tentang Pendidikan dan pelajaran Bahasa Indonesia

Isi:

Tentang Pendidikan dan pelajaran Bahasa Indonesia
Umur:

1 Juli 2018
Umur:

1 Agustus 2018

Jumlah konten saat mendaftar
96

Jumlah konten saat mendaftar 7


Rata-rata pengunjung 50-100

Rata-rata pengunjung 50-100

Saat daftar google adsense tahap pertama langsung ditolak

Saat daftar google adsense langsung diterima tidak kurang dari 5 jam

Sobat muda sekalian dilihat dari data dua blog di atas, seharusnyanya sobat muda setuju dengan judul postingan ini, bahwa google adsense dan guru Bahasa Indonesia bisa menghasilkan siswa yang terampil.

Sebelum kaka guru jelaskan alasannya lebih spesifik, simak dulu mengapa blog kaka guru diterima dan ditolak.

Baca dengan teliti jika sobat muda ingin daftar di google adsense.

Blog www. karakabuguru.com

1.   Dari 96 tulisan, 6 diantaranya berasal dari materi pelatihan guru Bahasa Indonesia yang tidak diedit sama sekali (langsung diposting).

2.   4 tulisan kaka guru posting juga di websaid guru era baru (guraru).

3.   50 tulisan lainnya adalah tulisan yang pernah diposting di blog kaka guru yang lain, namun karena satu dan lain hal blognya kaka guru hapus dan tulisan-tulisan tersebut dipindahkan ke www.karakabuguru.com

4.   Sisanya (46 tulisan) adalah postingan terbaru dan terbaik (versi kaka guru ya) yang hanya diposting di blog tersebut.

Hasilnya ditolak oleh google adsense.

Apa kata google adsense?

Ini kata google adsense via email yang diterima.
1.   Konten duplikat.
2.   Menulis ulang dari sumber lain tanpa memberi nilai lebih kepada pembaca.

Sedangkan blog www.kakaguru.com (blog ini)
1.   Murni dari pemikiran sendiri.
2.   Hasilnya saat daftar google adsense tanggal 22 November 2018 langsung diterima. Pukul 09.00 WIB tahap pertama lolos. Pukul 13.00 WIB email dari google adsense yang isinya selamat anda sekarang resmi menjadi publiser google adsense.

Sobat muda sekalian.

Melalui pengalaman kaka guru di atas, maka secara sepihak kaka guru simpulkan, untuk menjadi penayang iklan google adsense pertama-tama ialah tulisan hasil karya sendiri, bukan kopi paste karya orang.

Sobat muda dan guru bangsa sekalian, inilah inti dari pengajaran kita di depan kelas; bahwa mengambil karya intlektual seseorang tanpa izin dari penulisnya ialah tindakan yang melanggar hukum.

Hal yang lebih penting selain hukum ialah mencuri itu dosa.

“Jangan mencuri” (10 perintah Allah-Iman Kristiani)

Nah inilah nilai sikap yang harus kita (guru) ajarkan kepada siswa-siswi di depan kelas.

Sobat muda mengapa ini menjadi penting?

Mari kita lihat contoh kasus.

Seorang guru Bahasa Indonesia memberikan ‘PR’ kepada siswa-siswinya untuk membuat teks prosedur.

Bapak ibu guru Bahasa Indonesia perlu tahu, jika tanpa pengawasan siswa-siswi bisa mengambil dari internet.

Silahkan bapak ibu guru cek sendiri di google,

Caranya ketik kata contoh teks prosedur. Hasilnya berbagai contoh teks prosedur yang sudah ditulis oleh para blogger muncul.

Selanjutnya teks tersebut dikopi paste oleh siswa; print kemudian mengumpulkannya sebagai tugas sekolah.

Guru bahasa Indonesia yang entah tidak tahu atau sengaja tidak mau tahu; menilai bagus, dengan nilai 80, 90 atau 100.

Saat lulus sekolah nanti apakah siswa-siswi seperti ini bisa menulis?

Jangan bayangkan bisa menjadi blogger dan sukses di adsense jika siswa- siswi yang kita hasilkan tidak bisa menulis, melainkan hanya bisa kopi paste karya orang.

Hal ini tidak hanya berlaku di dunia blog, melainkan seluruh aspek kehidupan manusia.

Mentalitas instan sedangkan mimpi untuk suksesnya sangat tinggi, jadinya hanyalah mimpi yang tidak menjadi nyata.

Mengapa?

Saya adalah seorang guru dan kegagalan saya saat mendaftar google adsense adalah bukti jika kopi paste tidak akan membuatmu berhasil.
Jadi jelas google adsense memberikan peluang kepada guru bahasa Indonesia untuk menghasilkan manusia yang terampil menulis.

1.   Supaya terampil guru bahasa Indonesia memiliki kewajiban untuk mendidik, mengajar, melatih dan menumbuhkan jiwa menulis.

2.   Menumbuhkan sikap menghargai karya intlektual seseorang dengan tidak kopi paste adalah tugas guru di depan kelas.

Kaka guru, di mana letak google adsense dan guru Bahasa Indonesia bisa menghasilkan siswa terampil?


Jawabannya di bawah ini. Simak!

Segala pengajaran Bahasa Indonesia oleh kurikulum 2013 diharuskan sampai pada ranah mencipta. Kongkritnya dalam soal Bahasa Indonesia ada perintah soal yang menyatakan,

Buatlah.....!

Redaksinya seperti ini.

1.   Buatlah contoh teks prosedur!
2.   Buatlah contoh teks negosiasi!
3.   Buatlah contoh teks anekdot!
4.   dan lain sebagainya.

Ini bukan mengada-ngada tetapi tercantum dengan jelas dalam kata kerja oprasional (KKO) taksonomi bloom (edisi revisi).

Jika ada guru Bahasa Indonesia yang meragukan pernyataan kaka guru di atas, silahkan cek sendiri melalui kata kerja oprasional (KKO) terbaru.

Artinya apa?

     Jika dilakukan dengan benar,
     Jika ada pengawasan yang ketat dari guru,
     Jika guru selektif dan bisa membedakan artikel kopi paste atau tidak.

Maka hasilnya ialah siswa yang terampil menulis, itu pasti!

Mengapa?

Alasannya sederhana, sesuatu yang dibiasakan lama-lama akan menjadi kebiasan.

Contoh:

1.   Jika guru membiasakan siswa untuk menulis maka lama kelaman siswa tersebut terampil menulis. Itu pasti karena menulis bukan sebatas kecerdasan kongnitif melainkan ketekunan untuk berlatih secara terus menerus.

2.   Tetapi jika siswa dibiarkan untuk kopi paste secara terus menerus maka hasilnya pun jika suatu saat jadi blogger; bisanya hanya kopi paste karya orang lain.

Jika kopi paste karya orang lain, hasilnya lihat pengalaman kaka guru di atas; GAGAL DAFTAR GOOGLE ADSENSE. Tetapi saat kaka guru menulis berdasarkan pemikiran sendiri hasilnya hanya dalam hitungan jam bisa diterima google adsense.

Kesimpulannya:


1.   Tugas guru ialah mengajar karena itulah guru dibayar. 

2.   Yang diajarkan ialah keterampilan menulis, membaca, berbicara, dan menyimak.

3.   Jika siswa sudah dinyatakan lulus maka 4 keterampilan berbahasa dianggap sudah mahir, karena parameter yang diukur oleh guru Bahasa Indonesia adalah nilai keterampilan.

4.   Hal yang sama berlaku untuk kopi paste, jika nilai sikap dinyatakan lulus maka kebiasaan kopi paste seharusnya tidak terjadi.

5.   Google adsense menerapkan satu ketentuan yang cukup membantu keterampilan menulis siswa, yakni dilarang kopi paste jika ingin menjadi mitra google adsense. Ini adalah dukungan luar biasa bagi perkembangan literasi digital dan siswa zaman now.

Pernyataan Penutup dari Kaka Guru


Kaum milenial dinyatakan sebagai kelompok umur yang sangat akrab dengan teknologi. Blog adalah teknologi alternatif dalam menjawab tantangan pencari kerja abad 21.

Jika guru Bahasa Indonesia bisa bersinergi dengan google adsense maka siswa terampil adalah maha karya seorang guru yang akan dikenang oleh zaman digital.

Terima kasih dan semoga tulisan ini bermanfaat bagi sobat muda sekalian. #salamliterasi. 

Jakarta, 26/11/2018

Kaka Guru

Martin Karakabu
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner