Jumat, 23 November 2018

Jika dalam Tim Debat Ada 5 Hal Ini, Jangankan Guru Hebat, Tuhan pun Tidak Mampu Membuat Kalian Memenangkan Lomba Debat

Jika dalam Tim Debat Ada 5 Hal Ini, Jangankan Guru Hebat, Tuhan pun Tidak Mampu Membuat Kalian Memenangkan Lomba Debat
Tulisan ini kaka guru persembahkan kepada pelajar SMP atau SMA yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba debat Bahasa Indonesia.

Ini adalah tulisan yang ‘lahir’ dari pengalaman kaka guru selama melatih club debat SMA Kanaan Jakarta dan SMTK Bethel Jakarta. 5 hal ini tidak boleh ada dalam tim debat, jika sobat muda ingin memenangkan lomba debat.

Pertama Ego Pribadi


Ini hal yang paling utama dalam kegiatan apapun, apalagi saat kalian mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba debat.

Mengapa?

Lomba debat adalah kegiatan tim, bukan perorangan. Apabila dalam tim tidak ada kerja sama, maka jangankan guru hebat, Tuhan pun akan sulit mengajari tim debat yang seperti itu.

Jadi tinggalkan ego diri

“gue bisa”

“Gue jago”

Hal seperti itu tidak akan menghasilkan para juara; yang harus dilakukan adalah membangun kerja sama antara guru dan pembicara 1, 2, dan 3 dalam tim debat. 


Kedua Berpikir Sulit Duluan


Sobat muda, kadang anak manja yang semuanya serba disiapkan oleh orang lain. Mentalitasnya adalah cepat, dan tidak mau repot. Apabila menemui kesulitan sedikit, berpikir sangat sulit.
Memang tidak ada yang mudah di dunia ini, semua hal butuh proses, usaha, dan kerja keras.
Jika cara berpikirnya sulit duluan maka tidak akan menang dalam lomba debat.

Mengapa?


 Debat itu kegiatan adu argumentasi. 

Argumentasi yang baik ialah argumentasi yang logis dan disertai data.

Supaya mendapatkan data seseorang harus berusaha untuk mencari di internet atau literatur lain.

Termasuk mencatat dan lain sebagainya. Jika berpikir sulit duluan kaka guru yakin kalian tidak akan memenangkan lomba debat.

Kaka guru, jadi harus bagaimana?
Berpikir kesulitan sebagai tantangan yang harus dimenangkan.

Itu bisa terjadi jika sobat muda berusaha dan bekerja keras.

Ketiga Mentalitas “Ah gampang” “Ntar Aja”


Selama kaka guru mengajar debat, sering kaka guru jumpai hal hal seperti ini. ‘ah gampang’, ‘ntar aja’, nanti saja dan lain sebagainya.

Menggampangkan sesuatu tidak akan membuat kalian memenangkan lomba debat.

Mengapa?

Karena saat kalian berpikir gampang lawanmu berpikir sulit, sehingga dia berusaha untuk mencari jawaban dan menemukan. 
Sedangkan kalian saat mengikuti perlombaan baru mencari materi.
Siapkah yang berpeluang menang lebih besar?

Keempat Tidak Mengandalkan Tuhan


Sebagai orang yang beragama, kaka guru percaya agama mana pun di dunia ini mengajarkan umatnya hal baik. Diantaranya ialah menjadikan Tuhan sebagai sumber kekuatan utama manusia. Jika sobat muda hanya mengandalkan keyakinan dan kekuatan sendiri, maka secara iman Kristiani kaka guru 100 % yakin sobat muda tidak akan memenangkan lomba debat. Namun soal ini, kaka guru tidak akan menjelaskan panjang lebar karena setiap agama memiliki presepsi dan pandangan yang berbeda-beda. Pesannya adalah berusaha dan berdoa (Ora Et Labora)  

Kelima Tidak Mau Berkorban


Hal kelima yang membuat sobat muda gagal dalam debat ialah tidak mau berkorban. Kaka guru percaya tanpa dijelaskan pun seharusnya sudah tahu; bahwa juara liga Champions, piala dunia, atau atlet hebat, tidak akan juara jika hanya duduk santai tanpa latihan dan kerja keras.

Susi Susanti pebulutangkis Indonesia tidak akan memenangkan kejuaraan bulutangkis tingkat dunia, jika yang bersangkutan tidak mau berjuang dan berkorban.


Apa yang dikorbankan? waktu, tenaga, dan pikiran.

1.   Jika sobat muda dimarahi guru karena lupa mengerjakan PR karena sibuk dengan debat, itu tandanya sedikit lagi menangkan debat.
2.   Jika sobat muda harus ngantuk di kelas karena lembur mengerkan PR setelah latihan debat; Maka percayalah pengorbanan kalian tidak akan sia sia.

Usaha tidak akan pernah menghianati hasil akhir
Tidak ada dua hal yang bisa dilakukan pada saat yang bersamaan, harus ada yang dikorbankan jika ingin jadi pemenang.


Kesimpulan:


Usaha tidak akan pernah menghianati hasil akhir. Apabila sobat muda lakukan 3 hal berikut:

1.   Kerja sama tim.
2.   Berusaha dan berdoa (Ora Et Labora).
3.   Berpikir kesulitan sebagai tantangan.

Demikian 5 hal yang membuat sobat muda tidak bisa memenangkan lomba debat. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkannya.

Jangan lupa baca
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner